Selasa, 25 Desember 2018

Tol Sei Rampah-Tebing Tinggi Dibuka, Ke Danau Toba Cuma 2 Jam


TOL SEI RAMPAH-TEBING TINGGI DIBUKA PADA MUSIM NATAL 2018 DAN BARU 2019 RESMI MENGFUNGSIKAN SECARA UMUM

Tol Sei Rampah-Tebing Tinggi Dibuka, Ke Danau Toba Cuma 2 Jam. Pada musim liburan natal 2018 dan baru 2019. PT jasa marga resmi mengfungsikan secara umum jalan tol sei rempah-tebing tinggi sepanjang 9,33 kilometer. Yang dapat di lalu masyarakat dengan gratis. Sengaja kita fungsionalkan sekarang untuk membantu kelancaran lalu lintas mudik natal dan tahun baru. Ucap direktur utama PT jasa marga kualanamu tol Agus Suharjanto kepada wartawan. Agus menjelaskan pembukaan sementara dilakukan sejak tanggal 24 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019. Tol tersebut menghubungkan akses kota medan hingga tebing tinggi. Kemudian dengan jarak tempuh 2 jam dari tebing tinggi bisa menempuh dengan mudah ke danau toba sumatera utara.

Gerbang tol tebing tinggi merupakan pintu tol seksi VII B Desa Paya Bagas kecematan tebing tinggi. Sedangkan tol panjang tol medan-kualanamu-tebing tinggi 61,7 kilometer. Direksi PT jasa marga adrian prihoetomo di kawasan tol ini. Akan dibangun juga rest area bisa digunakan untuk pengendara yang kelelahan selama berkendara.

TOL SEI RAMPAH-TEBING TINGGI DIBUKA ADANYA REST AREA SEPERTI DI TOL TRANS JAWA TERMASUK STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR UMUM (SPBU)

Rest area ini seperti yang ada di tol trans jawa. Pada jarak tertentu ada rest area yang punya berbagai fasilitas. Termaksuk stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Ia mengungkapkan belum mendetil seperti apa disain untuk tol trans sumatera. Yang pasti jasa marga ingin membangun tol berdampak signifikan untuk perekonomian masyarakat. Dengan adanya ruas tol ini sendiri masyarakat bisa menggunkan secara efesien. Mobilitas masyarakat bisa menjadi lebih baik lagi. Pariwisata bisa menjadi lebih baik lagi. Distribusi logistik juga bisa lebih lagi jelasnya.

Dia mengimbau kepada para pengendara untuk mengutamakan keselamatan selama berkendara. Karena saat di tol terkadang pengendara tidak menyadari sudah dalam kecepatan tinggi. Kita secara berkala melakukan imbuan kepada masyarakat melalui sosial media. Melalui leaflet juga masyarakat juga harus memperharikan keselamatan. Nanti kita siapkan rest area  isinya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

1 komentar: