Minggu, 09 Desember 2018
Waspada,5 Jenis Obat Ini Dapat Turunkan Tingkat Kesuburan
Bagi pasangan yang sedang program hamil,tentunya sangat menjaga asupan makan,hingga mengonsumsi vitamin resep dokter untuk mendongkrak kualita kesuburan.
namun tahukah anda,bahwa ada beberapa jenis obat yang jika dikonsumsi justru berpotensi menurunkan tingkat,apa saja?
1.steroid
steroid sering di gunakan para atlet untuk membentuk masa otot,sedangkan pada wanita digunakan demi alasan estetika.tapi obat ini tidak dijual bebas didunia olahraga profesional sendiri,menggunakan steroid telah di klafikasihkan sebagai tindakan melanggar hukum.
namun untuk bebrapa msalah peradangan akut,dokter masih meresepkannya.diketahui dampak steroid bagi wanita,dapat menghambat kelenjar hipofisis untuk melepaskan luteinizing Hormone(LH)dan Follicle Stimulating Hormone(FSH) yang di perlukan untuk melepaskan telur dari indungnya(ovulasi).sedangkan bagi pria,dapat menurunkan jumlah sperma.
2.Pengobatan Kanker
tetapi pengobatan kanker dengan kemotrapi tentu berdampak pada sel sehat.bagi wanita efek pengobatan kanker ini dapat merusak sel telur atau menyebabkan kegagalan ovarium prematur di mana ovarium berhenti melakukan fungsinya sebelum usia wanita mencapai 40 tahun.sedangkan bagi pria dapat merusak sel sperma atau kemampuan untuk memproduksi sperma.
3.Obat antipsikotik
obat ini sering di gunakan untuk menyembuhkan gangguan jiwa pada pasien psikosis.bagi wanita efek obat ini dapat mengaruhi kelenjar hipofisis dan meningkatkan kadar hormon prolatin sehingga dapat mengganggu atau menghentikan ovulasi.sedangkan bagi pria dapat menyebabkan disfungsi ereksi dan kesulitan dalam ejakulasi.
4.produk untuk rambut dan obat kulit mengandung hormon
krim kulit,gel,dan produk perawatan rambut yang mengandung hormon estrogen dan progesteron juga dapat mempengaruhi ovulasi.parahnya lagi jika produk tersebut mengandung merkuri.
5.obat anti-hipertensi atau anti-darah tinggi
bagi wanita dapat meninggalkan kadar hormon prolaktin dan dapat menggangu ovulasi.bagi pria dapat menyebabkan impotensi(difungsi ereksi).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar